Hai kawan, kali ini ini aku ingin sedikit bercerita
tentang daerah tempat tinggalku nih. Ini dia... BANTUL. Mungkin ada yang masih
asing dengan daerah ini, tapi pasti banyak juga dong yang tahu. Bantul
merupakan salah satu kabupaten di provinsi Yogyakarta. Daerahku ini terkenal
dengan pantainya. Bantul berbatasan langsung dengan pantai selatan. Kalau
berkunjung ke Bantul jangan lupa nikmati pemandangan indah di sepanjang pantai
ya.. Ada berbagai pantai yang bisa dikunjungi ada pantai parangtritis, pantai
Depok, Samas, Pandansari, Goa Cemara, Kuwaru, pantai baru dan yang paling baru
ada Pesona Pengklik. Itu baru pantainya, masih banyak tempat wisata yang bisa
dikunjungi seperti Goa Selarong , kerajinan gerabah Kasongan, kebun buah
Mangunan, hutan pinus dan lain-lain.
Hmm, rasanya lelah dari tadi muter-muter, tengok yuk
makanan apa saja ya yang menjadi khas Bantul? Di bawah ini ada bermacam-macam
makanan khas Bantul yang bisa dicicipi dan dibawa pulang buat oleh-oleh yang di
rumah.
MAKANAN
TRADISIONAL BANTUL
1. 1. Geplak
Geplak
adalah salah satu makanan khas Bantul yang terbuat dari tepung beras, gula jawa
dan kelapa muda. Rasanya sangat manis dan tersedia dalam bermacam-macam warna,
ada merah, kuning, hijau, putih dan coklat. Biasanya, paara wisatawan yang datang ke Bantul menyerbu makanan yang satu
ini untuk dibawa pulang ke daerah nya.
2. 2. Peyek Mbok Tumpuk
Peyek, makanan khas Bantul? Perasaan dimana-mana peyek ada
deh. Yap, yang membuat khas di sini adalah peyek ini bertumpuk, kalau biasanya
kan bentuknya lingkaran dan lebar-lebar, ada juga yang lingkaran kecil. Nama
tumpuk diambil dari nama Mbok Tumpuk yang pertama membuat panganan ini sejak
tahun 1975.
3. 3.Kue Adrem
Kue adrem terbuat dari campuran tepung beras dengan gula Jawa,
rasanya manis sesuai khas orang jogja, warnanya cokat keemasan dan memiliki
bentuk yang unik, dan mungkin hanya kue adrem yang memiliki bentuk seperti ini.
Kue ini hanya dijual di pasar-pasar tradiional, makanya agak susah
mendapatkannya, dan sayangnya tidak semua pasar tradisional di Bantul menjual
kue adrem.
4. 4. Mie Lethek
Bagi orang asing nama mie lethek mungkin biasa saja, tapi
untuk sebagian orang Bantul mungkin heran kenapa mie iniharus dinamakan mie
lethek, padahal lethek itu dalam bahasa Jawa artinya kotor. Mie kotor dong
berarti. Hmm, tapi fiosofinya tidak seperti itu. Mie ini dinamakan mi lethek
karena memang warnanya yang terkesan keruh dan gelap.Tapi jangan salah, kalau sudah
dimasak wuuiih rasanya nikmat banget. Biasanya mie ini diolah dengan direbus
atau digoreng. Jika ingin lebih nikmat lagi bisa ditambah ayam suwir dan telur
dalam proses pengolahannya. Kalau digoreng penyajiannya bisa ditaburi bawang
goreng dan daun seledri lalu ditambah lalapan seperti kol, tomat dan mentimun.
Mmmm, laziis.. Apalagi kalau makannya pas masih anget , mmm tambah lezat.
Untuk kuliner yang ada di Bantul, kawan-kawan bisa mengunjungi
Ayam Goreng Mbah Cemplung, Sate Klathak, Ingkung Ayam Pajangan, Mangut Lele
Mbah Marto atau Sambal Welut
Selamat
mencoba, semoga puas ya..



Tidak ada komentar:
Posting Komentar