Senin, 23 Mei 2016

Bee Library



Belum lama ini aku  dapat tugas makul Sejarah Perputakaan Islam untuk kunjungan ke perpustakaan Islam. Nah, aku ingin berbagi informasi tentang hasil kunjunganku kemarin di perpustakaan SD INTIS School Yogyakarta.
SD Intis School pertama kali didirikan di Yogyakarta pada tahun 2008. Pada awal berdirinya, SD Intis School tidak memiliki gedung sama sekali. Mr. Bambang Anggrayanto selaku penggagas dan pengkonsep dibantu team, menyewa rumah yang tidak begitu luas di Jl. Glagahsari-Umbulharjo-Yogyakarta. Saat itu, SD Intis School tidak serta merta dilirik oleh kebanyakan masyarakat. Pada tahun 2010 SD Intis School sudah memiliki gedung yang layak pakai. Pada tahun 2012 SD Intis School berpindah lokasi di Jl. Retno Dumilah, Rejowinangun, Kotagede, Kota Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta. Untuk mendukung kelancaran proses akademik didirikanlah perpustakaan Bee Library. Pada mulanya perpustakaan ini hanya berisi arsip-arsip dan buku yang diletakkan pada salah satu pojok ruangan dan koleksinya pun hanya berjumlah sedikit. Dari pihak pengelola berinisiatif untuk mendirikan perpustakaan dengan ruangan khusus agar dapat memaksimalkan fungsinya sebagai sumber informasi.



1.      Visi dan Misi Perpustakaan
a.                   Visi Perpustakaan
“PERPUSTAKAAN SEBAGAI SARANA PEMBELAJARAN YANG EDUKATIF DAN REFLEKTIF”

b.                   Misi Perpustakaan
a.       Penataan dan penciptaan ruangan yang nyaman dan menyenangkan;
b.      Optimalisasi fungsi, tugas, dan tanggung jawab seluruh elemen perpustakaan;
c.       Mewujudkan budaya senang di perpustakaan;
d.      Mewujudkan budaya baca yang efektif dan menyenangkan.

Selain visi dan misi, ada pula tujuan dari perpustakaan “Bee Library”. “Bee Library” SD INTIS School Yogyakarta memiliki tujuan utama untuk meningkatkan mutu pendidikan bersama-sama dengan unsur-unsur sekolah lainnya. Sedangkan tujuan lainnya adalah menunjang, mendukung, dan melengkapi semua kegiatan baik kurikuler, ko-kurikuler dan ekstra kurikuler. Selain hal tersebut dimaksudkan pula dapat membantu menumbuhkan minat dan mengembangkan bakat siswa serta memantapkan strategi belajar mengajar.
  Secara operasional, tujuan “Bee Library” SD INTIS School Yogyakarta jika dikaitkan dengan pelaksanaan program disekolah, diantaranya adalah:
1.      Memupuk rasa cinta, kesadaran, dan kebiasaan membaca.
2.      Membimbing dan mengarahkan teknik memahami isi bacaan.
3.      Memperluas pengetahuan para siswa.
4.      Membantu mengembangkan kecakapan berbahasa dan daya pikir para siswa dengan menyediakan bahan bacaan yang bermutu.
5.      Membimbing para siswa agar dapat menggunakan dan memelihara bahan pustaka dengan baik.
6.      Memberikan dasar-dasar ke arah studi mandiri.
7.      Memberikan kesempatan kepada para siswa untuk belajar bagaimana cara menggunakan perpustakaan dengan baik, efektif dan efisien, terutama dalam menggunakan bahan-bahan referensi.
8.      Menyediakan bahan-bahan pustaka yang menunjang pelaksanaan program kurikulum di sekolah baik yang bersifat kurikuler, ko-kurikuler, maupun ekstra kurikuler.
 

Senin, 02 Mei 2016

Tips Memilih Gadget

Keberadaan gadget saat ini, terutama smartphone, seharusnya produktivitas seseorang dalam berbagai aktivitas bisa lebih optimal, bukan menjadi bumerang yang merugikan para penggunanya. Manfaat dari gadget yang kita miliki bukan bergantung dari harga dan juga bukandarikecanggihannya, melainkan kemampuan kita dalam memaanfaatkannya.

Nah, di bawah ini beberapa tips untuk mendapatkan manfaat yang maksimal dari gadget yang kita miliki : 
1. Sebelum membeli peralatan (gadget), pikirkan dahulu kebutuhan utama kita terhadap gadget yang ingin dibeli.
2. Tanyakan dulu kepada rekan atau teman yang dianggap mengerti mengenai jenis gadget yang dapat memenuhi kebutuhan utama kita serta juga tanyakan dan cari informasi mengenai fitur-fitur yang dimiliki oleh gadget yang kita butuhkan
3. Dari informasi tersebut, kita bisa menentukanjenis gadget apa saja yang sesuai kebutuhan kitadan mempunyai nilai ekonomis tinggi baik dari segi harga maupun biaya tambahan lainnya.

Jangan lupa, kita juga harus bisa membatasi penggunaan gadget serta memperbanyak interaksi di dunia nyata dalam kegiatan sosial bermasyarakat. :)